Bagaimana rasanya saat menjalani HSG, apakah sakit?
Bagaimana proses menjalani tes HSG dan kapan sebaiknya dilakukan?
Apa itu HSG?
HSG atau Histerosalpingografi dikenal juga dengan pemeriksaan uterosalpingografi, adalah pemeriksaan sinar X dengan memakai cairan kontras yang dimasukkan ke rongga rahim dan saluran telur (tuba fallopii).
Apa fungsi dan jutuan melakukan tes HSG?
Untuk mengetahui kondisi saluran telur sekaligus apakah ada sumbatan dan letaknya pada saluran telur yang bisa menyebabkan infertilitas. Pemeriksaan HSG juga bisa mengevaluasi bentuk, ukuran dan struktur rongga rahim sehingga bisa mendeteksi beberapa kelainan seperti tumor jinak di rahim yang tumbuh ke arah rongga rahim (mioma uteri jenis submukosum), polip rahim, perlengketan (adesi) dinding rahim, atau kelainan bawaan rongga rahim seperti adanya sekat pada rahim (septum). Pemeriksaan ini juga bisa mengetahui penyebab keguguran berulang. Seperti itulah yang dikutip dari Ayahbunda.
Pengalaman pemeriksaan HSG dari Sis Dunia yang diceritakan di kaskus beberapa waktu lalu:
Ane menjalankan pemeriksaan HSG tgl 26 Juni 2010 hampir sekitar jam 9 malam dengan biaya sekitar Rp 700.000 Ane akan cerita selengkapnya apa yang ane alami selama HSG.......
jadi ane melakukan pemeriksaan di RS dengan Dokter Bag. Radiologi-nya. Dokternya baik, ramah dan lembut lho.... ane sampe terkesan saking baiknya beliau.
Pemeriksaan HSG itu akan dilakukan dengan perhitungan waktu hari pertama Haid diminta telepon ke suster Bag. Radiologi untuk buat janji kapan waktu pas nya buat Test HSG
Abis itu sehari sebelum akan melakukan pemeriksaan HSG, dokternya sendiri yang langsung telepon ane untuk menginformasikan bahwa pemeriksaan HSG pasti dan jadi dilakukan sesuai tgl yang sudah di sepakati dengan suster di Bag. Radiologi.
Dokternya juga menanyakan apakah ane sudah siap di periksa kemudian beliau juga menginformasikan mengenai persyaratan lain yang dibutuhkan dalam menjalani pemeriksaan yaitu seperti bawa pembalut, harus dicukur dan syarat yang paling penting adalah puasa berhubungan mulai dari pertama haid sampai dengan hari pemeriksaan (sebenarnya persyaratan ini sudah diinpo sama suster bag. radiologi waktu ane buat janji kapan akan dilakukan pemeriksaan HSG), khususnya untuk puasa berhubungan karena dikhawatirkan apabila ada janin di rahim waktu pemeriksaan HSG maka dengan adanya penyemprotan zat kontras akan membunuh atau mengakibatkan hal yang tidak baik terhadap janin yang sudah ada di rahim.
Waktu menjalani pemeriksaan ane agak sedikit bingung maklum baru pertama kali, abis itu ane diminta tukar baju dengan baju putih (lebih tepatnya kimono putih) yang disediakan oleh rumah sakit.
Kemudian ane diminta berbaring di atas tempat tidur (kayak meja operasi gitu) yang ada alat foto rongsen nya, yang agak risi sih waktu diminta meletakkan kaki di penyangga kaki gitu (hampir kayak penyangga kaki untuk ibu yang akan melahirkan) cuma untung suster dan dokternya cewek jadi ga risi-risi banget.
Dokternya juga menginformasikan kepada ane kalo akan melakukan pemeriksaannya dengan pelan2 dan kalo sakit ane langsung bilang saja.
Abis itu dokternya menggunakan kapas yang sudah ada antibiotiknya melumuri bagian V kita supaya bersih, kemudian baru memasang alat untuk membuka V supaya selang lembut yang akan dimasukkan ke V dapat dimasukan dengan mudah. Kemudian waktu selang lembut itu dimasukkan ane tidak merasakan apapun, ga ada rasa sakit atau mules apapun...... (aneh juga pikir ane) karena kata dokternya waktu selang itu dimasukkan dan mencapai rahim maka akan ada rasa mules2 kayak waktu kita datang bulan.
Kemudian dokternya menyuntikkan zat kontras kedalam selang tersebut setelah itu perut ane difoto dan hasilnya ternyata gagal, zat kontrasnya tumpah. Ini karena selangnya kurang masuk kedalam rahimnya. Jadi pemasukan selangnya diulang deh...... dokternya sampe minta maaf kalo mesti diulang, cuma apa boleh buat ya mesti diulang lagi.
Nah waktu memasukkan selang yang kedua kalinya, dimana dimasukkan lebih dalam nah itu baru terasa mules (mulesnya lebih sakit dari mules haid yang ane tau karena selama haid ane jarang sakit atau mules kalo pun sakit atau mules cuma sebentar dan ga sakit2 bgt)
Mendengar inpo dari ane kalo perut ane mules, dokternya langsung bergerak dengan meminta ane berbaring lurus dan beliau langsung menyuntikan zat kontrasnya (waktu zat kontras disuntikkan dan masuk ke rahim ane, rasa sakitnya bertambah).
Kemudian susternya mengambil foto perut ane, abis itu ane diminta berbaring agak miring untuk mengambil foto dari samping.
Nah pemeriksaan itu ane jalani dengan rasa sakit yang ane bilang sih masih bisa di tahan dan ga sakit2 bgt kok, yang paling sakit sih waktu selangnya dimasukkan saja selebihnya ga sakit kok. Apalagi waktu zat kontrasnya keluar dan selangnya dicabut, nah sakitnya semakin berkurang dan setelah itu hilang deh rasa sakitnya. Ga sampe 5 menit kok sakitnya. Abis itu dokternya kasih ane obat antibiotiok dan mules (mules diminum kalo ane mules aja).
Begitu cerita ane waktu menjalani pemeriksaan HSG, ternyata ga se seram dan se menakutkan seperti perkiraan ane.
Belum Punya Anak? Atau Sulit Hamil Lagi Anak Ke 2, 3 dst? Lihat Disini Caranya.
Bisa konsultasi gratis dengan dokter ahlinya yang sudah berpengalaman mengatasi masalah seperti yang Anda hadapi saat ini, selengkapnya...
