Belum Punya Anak? Kami Siap Bantu

Pengalaman Pahit Karena Belum Punya Anak

Ini cerita nyata tentang wanita yang disiksa mertua karena tidak punya anak. Mertua menyuruh anaknya untuk menceraikan istrinya yang mandul itu agar bisa menikah lagi dengan wanita yang bisa memberikan anak. Setelah bercerai ternyata terbukti bahwa tuduhan itu salah, wanita tersebut bisa hamil setelah menikahi laki-laki lain.

Pengalaman Pahit Karena Belum Punya Anak

Pengalaman Menceraikan Istri Yang Mandul - Sebut saja wanita ini dengan nama Karin, usia 36 tahun. Meski pernikahannya sudah berjalan 13 tahun, Pengadilan Negeri Agama Surabaya tak mampu menyelamatkan biduk rumah tangga dengan suaminya, Donjuan yang usianya sudah 38 tahun. Upaya mediasi yang dilakukan lembaga pernikahan di Jalan Ketintang Madya itu tak mampu menyelamatkan rumah tangga pasangan suami istri yang tinggal di kawasan Rungkut, Surabaya tersebut.

Majelis hakim PA Surabaya sudah mengetokkan palu perpisahan sejak enam bulan lalu. Tapi kemarin Karin baru mengambil draf talak cerainya dengan ditemani adiknya, Mira. Dia pun langsung beranjak ke ruang peng­ambilan incrah.

”Sekarang saya sudah nikah lagi. Alhamdulillah, sekarang saya sudah hamil enam minggu,” kata Karin dengan wajah semringah.

Karin tak menyangka bahwa kehidupannya yang sekarang lebih bahagia setelah dirinya lepas dari Donjuan. Bahkan, dia langsung menemukan calon suami baru setelah masa idah atau masa tunggunya selesai. Dia pun langsung menikah dengan pria yang juga teman SMA-nya itu, sebut saja Donwori yang usianya 39 tahun.

Sebelum bercerai Karin sering disiksa mertua karena dituduh mandul
Dulu Karin sangat berat berpisah dari Donjuan. Selain masih sangat cinta, dia harus mematikan perasaannya yang tiap hari dituding mandul dan bukan istri yang baik bagi Donjuan.

”Hidup sama Donjuan memang menderita. Tiap hari saya diteror ibu mertua. Tapi, sekarang saya sudah bebas,” katanya.

Karin mengungkapkan pernah mendapatkan siksaan dari mertuanya. Mulai dipukuli, disekap dalam gudang, hingga pernah dibawa ke dukun supaya bisa hamil. Tapi, karena tidak hamil-hamil, Karin pun jadi biang olok-olok keluarganya. Terakhir, dia diusir dari rumah yang merupakan warisan keluarganya.

”Saya ngekos sekarang, Mbak. Rumah saya sudah diambil alih mereka. Habis pakai pengacara juga, saya kalah. Saya tidak punya uang untuk mengurus pengacara,” kata Karin.

Ternyata Karin tidak mandul, berhasil hamil dengan suami barunya
Meski kehilangan rumah, Karin menyatakan ikhlas. Meski sekarang tinggal di rumah kos dengan suami keduanya, dia lebih bahagia lahir dan batin. Paling tidak, sebagai wanita yang punya harga diri, dia tak lagi dicaci maki dan dituding sebagai perempuan mandul. Bahkan, dia bisa membuktikan bahwa dirinya bisa hamil dengan suami yang kedua.

Di sela-sela menunggu akta cerainya kemarin, Donjuan tiba-­tiba datang dengan ditemani ibunya, sebut saja namanya Sephia. Tanpa janjian, rupanya Donjuan juga akan mengambil akta cerainya. Dia memapah Sephia yang sudah stroke.

Donjuan terlihat tak terawat. Rambut dan jenggotnya tidak dipotong.
”Itu (menunjuk Sephia dan Donjuan, Red) orangnya. Mungkin sekarang kualat,” kata Karin.

Ketika didekati Radar Surabaya, Sephia dan Donjuan memilih menjauh.
”Bagaimana wanita mandul itu? Sudah laku, tah? Pasti tidak akan ada pria yang mau sama dia. Ini anak saya mau nikah lagi sama wanita yang ayu dan bisa punya anak,” kata Sephia dengan ketus, kemudian tidak mau berkomentar lagi. Seperti itulah yang dikutip dari JPNN.

Dari cerita diatas setidaknya bisa diambil pelajaran khususnya bagi pasangan suami istri yang belum dikaruniai momongan hingga sekarang.

Belum Punya Anak? Atau Sulit Hamil Lagi Anak Ke 2, 3 dst? Lihat Disini Caranya.
Bisa konsultasi gratis dengan dokter ahlinya yang sudah berpengalaman mengatasi masalah seperti yang Anda hadapi saat ini, selengkapnya...